Patroli Tengah Malam, 10 Motor Knalpot Brong Diamankan Satlantas Polres Aceh Tengah

Patroli Tengah Malam, 10 Motor Knalpot Brong Diamankan Satlantas Polres Aceh Tengah. (Ist) 

 

TAKENGON (GAYOExpost.com)— Suara knalpot brong yang kerap mengganggu ketenangan warga menjadi perhatian Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Aceh Tengah. Melalui patroli malam akhir pekan, polisi mengantisipasi aksi balap liar sekaligus menertibkan kendaraan yang menggunakan knalpot bising.

Patroli humanis tersebut berlangsung sejak Sabtu (19/9/2026) pukul 20.30 WIB hingga Minggu (20/9/2026) pukul 04.00 WIB. Personel menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan gangguan lalu lintas dan berpotensi menjadi titik aksi balap liar di wilayah hukum Polres Aceh Tengah.

READ  Babinsa Koramil 09/Ketol Komsos dengan Aparatur Desa, Bahas Lahan KDKMP di Burlah

Sebanyak 14 personel Satlantas diterjunkan dengan dukungan satu unit kendaraan dinas Isuzu D-Max dan dua sepeda motor patroli.

Sejumlah ruas jalan yang menjadi sasaran patroli di antaranya Jalan Lebe Kader, Jalan Sengeda, Terminal Lama Takengon, Pasar Inpres, kawasan depan SPBU Jalan Lintang, hingga Jalan Desa Mongal, Kecamatan Bebesen.

Tak hanya melakukan pemantauan, personel juga berdialog langsung dengan masyarakat yang ditemui di sejumlah lokasi. Warga diberikan edukasi agar mematuhi aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan saat berkendara, serta tidak menggunakan knalpot bising yang dapat mengganggu ketenangan dan ketertiban umum.
Dalam patroli tersebut, petugas mengamankan 10 unit sepeda motor yang menggunakan knalpot bising atau brong.

READ  Aksi Nyata Babinsa di Celala, Bantu Warga Turunkan Gorong-Gorong di Tanoh Depet

Para pemilik kendaraan kemudian diarahkan untuk mengganti knalpot brong dengan knalpot standar di Mako Polres Aceh Tengah.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Teguh Siswoyo, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Lantas AKP Rerit Oktafiandi, S.Tr.K., S.I.K., CPHR., mengatakan patroli humanis merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga ketertiban lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara.

“Patroli ini tidak hanya bertujuan mengantisipasi balap liar, tetapi juga menghadirkan polisi di tengah masyarakat pada jam-jam rawan. Kami mengedepankan pendekatan humanis melalui dialog dan edukasi, disertai penertiban terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot bising,” ujar Rerit.

READ  Pangdam Iskandar Muda Tutup TMMD Ke-126 di Aceh Tengah

Ia menegaskan, penggunaan knalpot brong berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat dan ketertiban umum. Karena itu, pengendara diimbau menggunakan knalpot sesuai standar serta tidak menjadikan jalan raya sebagai arena balap liar.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Kehadiran personel di sejumlah titik rawan diharapkan dapat mendukung terciptanya lalu lintas yang aman, lancar, dan berkeselamatan bagi seluruh masyarakat Aceh Tengah.