Tampak Kapolres, Kasat Narkoba dan PJU Lainnya menunjukan Barang Bukti Jenis Ganja. (Redaksi)
REDELONG (GAYOExpost.com) – Operasi Sarang Narkoba (OSN) yang dilaksanakan Polres Bener Meriah membuahkan hasil. Dalam operasi selama 23 hari, mulai 9 hingga 31 Oktober 2026, jajaran Satresnarkoba berhasil membongkar 10 kasus narkotika, mengamankan 11 orang dan menemukan ladang ganja di wilayah Kecamatan Timang Gajah.

Capaian tersebut diungkapkan Kapolres Bener Meriah AKBP Ricky Nugraha, S.I.K., M.Si., saat menggelar konferensi pers didampingi Kasat Resnarkoba IPTU Suherman, S.E., Kasi Humas IPDA Eriadi serta Kasi Propam IPTU Untung Sinaga. Kegiatan itu juga dihadiri wartawan
Kapolres mengungkapkan, dari 10 kasus yang berhasil dibongkar, sembilan kasus telah memiliki laporan polisi dan kini masih dalam tahapan penyidikan. Satu kasus lainnya berkaitan dengan penemuan ladang ganja di Desa Kenine, Kecamatan Timang Gajah.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 11 orang yang terdiri atas delapan laki-laki dewasa, satu perempuan dan dua anak-anak.
Tidak hanya mengamankan sejumlah orang, petugas juga menyita barang bukti narkotika dalam jumlah yang cukup signifikan. Di antaranya sabu dengan berat bruto 18,49 gram dan ganja seberat 702 gram bruto.
Sementara dari lokasi ladang ganja di Desa Kenine, petugas menemukan sebanyak 70 batang tanaman ganja.
Kapolres AKBP Ricky Nugraha menegaskan, pihaknya akan terus berkomitmen memberantas peredaran gelap narkotika sekaligus mencegah penyalahgunaan barang terlarang tersebut di Kabupaten Bener Meriah.
Ia juga mengajak masyarakat agar tidak tinggal diam terhadap ancaman narkoba. Peran serta masyarakat dinilai sangat penting, terutama dalam memberikan informasi kepada kepolisian jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran maupun penyalahgunaan narkotika.
“Pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan peran serta seluruh masyarakat. Mari bersama-sama kita selamatkan generasi muda dari bahaya narkotika demi mewujudkan Kabupaten Bener Meriah yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba,” tegasnya.
Polres Bener Meriah berharap keberhasilan pengungkapan selama Operasi Sarang Narkoba ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkotika.
