London  

Dua Pelajar Gayo di Yaman Ingin Pulang, Diaspora Galang Donasi

Keterangan foto: Ridha Megah Ayu (berpeci), Baihaki (baju putih). Sumber Yusradi Usman Al-Gayoni. 

 

 

LONDON (GAYOExpost.com)– Dua dari enam pelajar asal Gayo, Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, yang sedang menuntut ilmu di Yaman, menyatakan keinginan untuk pulang ke tanah air menyusul kekhawatiran terhadap situasi keamanan di negara tersebut.

Upaya pemulangan keduanya kini sedang diinisiasi oleh World Gayonese Community atau Diaspora Gayo Dunia. Selain itu, penggalangan donasi dilakukan untuk membantu kebutuhan evakuasi dan biaya selama berada di lokasi yang lebih aman.

“Ada enam pelajar Gayo di Markiz Fyusyh, Kecamatan Tuban, Provinsi Lahj, Yaman Selatan. Lima dari Aceh Tengah dan satu dari Bener Meriah. Dua mahasiswa University of Science and Technology dan satu lagi mahasiswa Universitas Islam Internasional. Sementara, tiga lainnya fokus mulazamah di Markiz/Masjid Darul Hadits Fyusyh,” kata Yusradi Usman al-Gayoni, Diaspora Indonesia di Inggris sekaligus Founder World Gayonese Community/Diaspora Gayo Dunia.

READ  Tiga Warga Aceh Tengah Jadi Korban TPPO, Diaspora Gayo Soroti Minimnya Respons Pemerintah

Yusradi menyampaikan hal tersebut melalui pesan WhatsApp dari London, Inggris, Senin (2/11/2026).

Ia menjelaskan, lokasi Darul Hadits Fyusyh tidak terlalu jauh dari Provinsi Taiz, yang saat ini menjadi salah satu wilayah berkecamuknya konflik antara kelompok Houthi dan militer Pemerintah Yaman. Selain itu, muncul kekhawatiran mengenai kemungkinan serangan Houthi ke Provinsi Lahj.

Dalam situasi tersebut, pihak Markiz mengarahkan para pelajar untuk berpindah ke wilayah yang dinilai lebih aman, seperti Hadramaut, Tarim, atau Syihr. Pilihan lainnya adalah kembali ke tanah air.

Dari enam pelajar Gayo tersebut, dua orang menyatakan keinginan untuk pulang ke Indonesia, yakni Ridha Megah Ayu, mahasiswa semester lima Jurusan Syariah di University of Science and Technology, asal Kedelah, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, serta Baihaki, pelajar Darul Hadits Yaman, asal Berawang Ramung, Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah.

“Awalnya, hanya Ridha yang ingin pulang. Namun, empat hari lalu, tepatnya 29 Oktober 2026, bertambah satu lagi, yakni Baihaki,” ungkap Yusradi.

READ  Diaspora Gayo Dunia Inisiasi Pemulangan Enam Pelajar dari Yaman, Galang Donasi

Sementara itu, dua pelajar lainnya masih melihat perkembangan situasi keamanan dalam tiga bulan ke depan. Jika kondisi dinilai aman, mereka akan tetap melanjutkan pendidikan di Yaman. Sebaliknya, jika situasi tidak aman, mereka mempertimbangkan kembali ke Indonesia. Adapun pelajar lainnya memilih tetap berada di Yaman.

Enam Pelajar Sudah Dievakuasi ke Tarim

Yusradi mengungkapkan, saat ini keenam pelajar Gayo tersebut telah dievakuasi dari Provinsi Lahj ke Tarim, wilayah yang dinilai lebih aman.

“Alhamdulillah, sudah di Tarim. Jaraknya seperti Takengon-Bireuen kalau di Gayo,” sebutnya.

Meski telah berada di lokasi yang lebih aman, upaya membantu kebutuhan mereka selama di Tarim serta mempersiapkan pemulangan dua pelajar yang ingin kembali ke Indonesia masih terus dilakukan.

Diaspora Gayo Buka Donasi Eteng-eteng Iyak

Untuk membantu proses evakuasi dan pemulangan para pelajar tersebut, World Gayonese Community atau Diaspora Gayo Dunia telah menginisiasi penggalangan dana bertajuk Eteng-eteng Iyak atau open donasi sejak 26 Oktober 2026.

READ  Ikuti Dan Saksikan Di Live TikTok Yusradi Usman al- Gayoni Cerak Cerak Tutur Gayo

Menurut Yusradi, penggalangan donasi yang telah berjalan selama sekitar satu minggu itu sementara berhasil menghimpun dana sebesar Rp3,4 juta.

“Dana yang terkumpul ini, paling tidak, bisa membantu kebutuhan evakuasi dan selama di Tarim,” ujarnya.

Selain menggalang dukungan dari masyarakat, Yusradi juga telah berkomunikasi dengan Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah serta Bupati dan Wakil Bupati Bener Meriah untuk mengupayakan bantuan bagi para pelajar Gayo tersebut.

“Insyaallah, Baitul Mal Kabupaten Aceh Tengah akan ikut membantu,” tambahnya.

Yusradi mengajak masyarakat Gayo dan para dermawan yang ingin membantu agar turut berpartisipasi dalam penggalangan donasi tersebut. Dukungan masyarakat diharapkan dapat meringankan kebutuhan para pelajar selama berada di Yaman sekaligus membantu proses pemulangan mereka ke tanah air.

Bagi masyarakat yang ingin berdonasi, bantuan dapat disalurkan melalui rekening berikut:

Bank Syariah Indonesia (BSI)
Nomor rekening: 7257849273
Atas nama: Ridha Megah Ayu

Konfirmasi donasi dapat dilakukan melalui:

  • Yusradi Usman al-Gayoni (World Gayonese Community/Diaspora Gayo Dunia): 0813 6122 0435
  • Ridho Albaridy: +967 783 917 565