Remaja 15 Tahun Sempat Pergi dari Rumah di Aceh Tengah Ditemukan Selamat, Polisi Lakukan Pendalaman

Remaja 15 Tahun Sempat Pergi dari Rumah di Aceh Tengah Ditemukan Selamat, Polisi Lakukan Pendalaman. (Ist) 

 

Aceh Tengah (GAYOExpost.com) — Seorang perempuan remaja inisial EY (15), warga Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, yang sebelumnya dilaporkan pergi dari rumah, akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

 

Kepastian tersebut diperoleh setelah jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Tengah melalui Unit Opsnal melakukan penelusuran dan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan.

READ  Bukan Sekadar Cafe, Temas Coffee Hadir Suguhkan Kopi, Alam dan Adventure

 

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Mufakhir, S.H., M.H., menjelaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, EY diketahui telah meninggalkan rumah sejak Sabtu, 2 Mei 2026. Selama itu, ia berada dan menginap di rumah seorang temannya di Kampung Kebet, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah.

READ  Nelayan Diduga Tersambar Petir di Danau Laut Tawar, Warga Aceh Tengah Berduka

 

Dari hasil pendalaman awal, kepergian remaja tersebut diduga dipicu oleh adanya perselisihan dengan orang tuanya, sehingga memilih untuk sementara waktu meninggalkan rumah.

 

“Yang bersangkutan pergi atas keinginan sendiri karena adanya permasalahan keluarga. Saat ini sudah kembali dan berkumpul dengan orang tuanya dalam keadaan baik,” ujar Kasat Reskrim.

READ  Babinsa Koramil 02/Bebesen Hadiri RAT Koperasi Desa Merah Putih Syariah, Perkuat Sinergi dan Pemberdayaan Ekonomi Warga

 

Pihak kepolisian memastikan kondisi EY dalam keadaan sehat dan tidak ditemukan tanda-tanda adanya tindak pidana. Meski demikian, proses pendalaman tetap dilakukan guna memastikan tidak terdapat unsur lain dalam peristiwa tersebut.

 

Polres Aceh Tengah juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan serta membangun komunikasi yang baik dengan anak, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.