Puja Kesuma Bener Meriah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor

Puja Kesuma Bener Meriah Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor. (Ist)

 

REDELONG (GAYOExpost.com)– Paguyuban Jawa (Puja) Kesuma Kabupaten Bener Meriah menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana alam banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Kabupaten Bener Meriah.

Bantuan yang diserahkan berupa bahan pangan pokok sembako yang sangat dibutuhkan warga pascabencana.pada hari Minggu (21/12/25).Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada masyarakat terdampak sebagai bentuk solidaritas dan empati terhadap korban bencana.

READ  Gotong Royong TNI dan Warga, Pemasangan Batu Bronjong TMMD ke-126 di Bener Meriah Dikebut

Ketua Puja Kesuma Bener Meriah Puji prasetyo,
menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian organisasi terhadap sesama, khususnya masyarakat yang tengah mengalami musibah. Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga serta membantu memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

“Kami hadir untuk berbagi dan memberikan dukungan moral kepada saudara-saudara kita yang tertimpa bencana. Semoga bantuan ini dapat sedikit membantu dan membawa manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.Puji prasetyo

READ  Asisten I Bener Meriah Ikuti Rakor Tindak Lanjut Atensi KPK

Masyarakat penerima bantuan menyambut baik dan mengapresiasi langkah Puja Kesuma Bener Meriah. Mereka mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan, di tengah kondisi sulit akibat bencana alam yang melanda.

Dengan adanya bantuan ini, Puja Kesuma Bener Meriah berharap dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, gotong royong, serta mempererat rasa persaudaraan antarwarga dalam menghadapi bencana alam.

READ  Asisten 1 Khairmansyah,S.IP., M.Sc Pimpin FGD Kajian Kesiapan Kabupaten Dalam Investasi Lanskap Dengan BITRA Indonesia.

Bantuan tersebut diberikan tidak hanya kepada warga yang menjadi korban langsung bencana banjir bandang dan tanah longsor, tetapi juga kepada masyarakat yang terdampak, seperti warga yang kehilangan akses ekonomi, terhambat aktivitas sehari-hari, serta mengalami kesulitan pemenuhan kebutuhan pokok akibat bencana alam tersebut.

“Namun kami meminta maaf sebesar besarnya jika ada Masyarakat yang belum mendapatkan bantaun ini”. Tutupnya.Puji prasetyo