Sekda Bener Meriah Riswandika Putra Resmi Menutup Pelatihan Vokasi Nasional Batch II di BLK Redelong.

Sekda Bener Meriah Riswandika Putra Resmi Menutup Pelatihan Vokasi Nasional Batch II di BLK Redelong.(ist) 

 

Redelong (GAYOExpost.com)-Bupati Kabupaten Bener Meriah diwakili Sekretaris Daerah Riswandika Putra, S.STP., M.A.P, menutup kegiatan Pelatihan Vokasi Nasional Batch II Tahun Anggaran 2026 di UPTD BLK Redelong, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Bener Meriah, Jumat (31-07-2026).

Pelatihan ini diikuti sebanyak 37 orang peserta dengan 3 kejuruan. Kejuruan Roti dan Kue di ikuti sebanyak 13 orang, Kejuruan Menjahit Pakaian 14 orang, dan Kejuruan Teknik Las di ikuti sebanyak 10 orang.

READ  TMMD Ke-126 Kodim 0119/BM Resmi Dibuka oleh Sekda Bener Meriah

Dalam arahannya, Sekretaris Daerah Riswandika Putra,S.STP., M.AP menyampaikan apresiasi atas semangat peserta dan instruktur yang telah menyelesaikan pelatihan tersebut. Dia juga menegaskan bahwa pelatihan vokasi memiliki peran strategis dalam meningkatkan kompetensi dan keterampilan sumber daya manusia sehingga mampu bersaing di dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri. “Vokasi merupakan sebuah program dalam mencetak SDM terampil dan mandiri. Lulusan BLK harus siap kerja, siap wirausaha, dan siap bersaing,” harapnya.

READ  Polres Bener Meriah Bersama IAIN Takengon Gelar Safari Magrib Mubarokah, Sampaikan Pesan Tertib Berlalulintas

Secara khusus, Sekda juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan. Riswandika Putra berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan agar terus dapat dikembangkan. Karena nantinya produk yang dihasilkan akan memiliki nilai tambah apabila mampu mengangkat identitas daerah. Sekaligus mendorong tumbuhnya wirausaha baru yang berbasis potensi dan kearifan lokal.

READ  Dari Sajadah ke Silaturahmi, Kapolres Bener Meriah Bangun Kedamaian Lewat Subuh Keliling

Sekda juga menginginkan, melalui Pelatihan Vokasi Nasional Batch II ini, nantinya lahir tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan mampu berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya wirausaha baru yang berbasis potensi dan kearifan lokal.

Disisi lain, Sekda Bener Meriah, meminta Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja memperkuat kemitraan dengan dunia usaha serta melakukan pendampingan pasca pelatihan agar keterampilan terserap di pasar kerja.