Longsor Tutup Jalan Gegarang BPBD:Kami Sudah Terjunkan Alat Berat

Foto:(Ist)

 

TAKENGON (GAYOExpost.com)– Hujan dengan intensitas tinggi yang terus mengguyur wilayah Aceh Tengah selama beberapa hari terakhir kembali memicu bencana tanah longsor di sejumlah lokasi. Salah satu titik terdampak paling parah berada di Kecamatan Bintang, tepatnya di Kampung Gegarang, di mana jalan utama tertimbun material longsor hingga tidak bisa dilalui kendaraan.

Peristiwa ini membuat arus transportasi terhenti dan aktivitas masyarakat terganggu. Sejumlah warga bahkan memilih bertahan di masjid untuk mengamankan diri, karena air bercampur lumpur masih mengalir deras di badan jalan dan berpotensi masuk ke rumah-rumah penduduk. Hingga Rabu (18/2/2026), hujan di kawasan tersebut masih turun dengan intensitas cukup tinggi.

READ  Tim Gabungan Sisir Dua Kecamatan di Aceh Tengah, Tambang Ilegal Nihil

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Tengah, Andalika, membenarkan bahwa jalur menuju Gegarang kembali tertutup longsor. Menurutnya, genangan air masih terlihat di beberapa bagian jalan sehingga menyulitkan proses penanganan.

READ  Progres Pembangunan MCK TMMD di Arul Gele Tembus 75 Persen, Warga Apresiasi Kerja TNI

“Iya benar, akses jalan Gegarang saat ini tertutup longsor. Kami sudah menurunkan alat berat ke lokasi, tetapi mobilisasi dilakukan melalui jalur kanan yang dinilai lebih aman karena jalur kiri rawan longsor,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembersihan material terus dilakukan agar jalur tersebut bisa segera difungsikan kembali. Namun, keselamatan petugas tetap menjadi pertimbangan utama sehingga proses evakuasi dilakukan secara hati-hati.
Lebih lanjut, Andalika mengingatkan bahwa akses menuju Bintang masih berisiko tinggi. Jalur kiri, seperti melalui Kampung Mendale dan Kala Segi, termasuk daerah yang rentan terjadi longsor, sehingga pergerakan alat berat harus ekstra waspada.

READ  Tangis Haru Sambut Kepulangan Al Muttakim, Pekerja Migran Asal Gayo dari Kamboja

BPBD juga mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi hujan lebat masih berlanjut dan longsor susulan bisa terjadi sewaktu-waktu.