Prosesi Adat “I Serahen Ku Tgk Guru” Warnai Penyerahan Murid Baru di SMP. IT Azzahra Takengon

Tampak wali murid melakukan Prosesi Adat “I Serahen Ku Tgk Guru” Warnai Penyerahan Murid Baru di SMP. IT  dan SMA IT Azzahra. (Redaksi) 

 

TAKENGON, (GAYOExpost.com) – Suasana penuh haru dan khidmat mewarnai prosesi penyerahan murid baru di SMP IT, SMA IT, dan Dayah Terpadu Azzahra Takengon, Minggu (12/7/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Dengan Al-Qur’an Menata Hati, dengan Ilmu Meraih Prestasi” itu menjadi momentum awal bagi para siswa untuk memulai perjalanan pendidikan berbasis Al-Qur’an dan akhlak Islami.

1-3840×2160-4-0-{Kecamatan Lut Tawarfs}-0-24#

Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan Yayasan Azikri Zumara, Pimpinan Dayah Terpadu Azzahra, Kepala SMP IT Azzahra Syahrial, M.Pd., Kepala SMA IT Azzahra Fajar Afandi, dewan guru, serta ratusan orang tua dan wali murid.

READ  TNI dan Rakyat Bersatu Bangun Harapan Baru Lewat TMMD ke-126 di Aceh Tengah

Salah satu rangkaian yang paling menarik perhatian adalah prosesi adat Gayo “I Serahen Ku Tgk Guru”, yaitu tradisi penyerahan anak dari orang tua kepada teungku dan guru sebagai amanah untuk dibimbing, dididik, dan dibina selama menempuh pendidikan di dayah.

Bagi masyarakat Gayo, prosesi tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk penghormatan terhadap guru sekaligus doa agar para peserta didik memperoleh ilmu yang bermanfaat, keberkahan, serta tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, berakhlak mulia, dan taat kepada Allah SWT.

Dalam sambutannya, Pimpinan Dayah Terpadu Azzahra, Mahdi, S.P., M.Si., menegaskan bahwa sejak prosesi penyerahan diterima, para siswa menjadi amanah yang harus dijaga dan dibina bersama.

READ  Tim Gabungan Sisir Dua Kecamatan di Aceh Tengah, Tambang Ilegal Nihil

“Setelah kami menerima amanah ini melalui prosesi penyerahan, maka anak-anak ini menjadi tanggung jawab kami. Namun keberhasilan pendidikan tidak mungkin terwujud tanpa dukungan dan kerja sama yang baik dari para orang tua,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMP IT Azzahra, Syahrial, M.Pd., menjelaskan bahwa lembaganya menitikberatkan pembentukan karakter Islami sejak hari pertama para siswa menempuh pendidikan.

“Kami ingin melahirkan generasi yang saleh, disiplin melaksanakan salat lima waktu, mampu beribadah sesuai tuntunan Rasulullah SAW, dan memiliki akhlak Al-Qur’an. Setiap hari, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, siswa mendapatkan pembelajaran khusus Al-Qur’an sebelum mengikuti mata pelajaran umum,” jelasnya.

READ  Bunga Langka Ditemukan didekat Makam Meurah Malik Ahmad

Di kesempatan yang sama, Kepala SMA IT Azzahra, Fajar Afandi, menyampaikan komitmen sekolah dalam mencetak lulusan yang unggul di bidang akademik sekaligus kuat dalam nilai-nilai keislaman.

“Kami tidak ingin anak-anak memilih antara dunia dan akhirat. Keduanya harus berjalan seiring. Karena itu, kami memadukan kurikulum nasional dengan pendidikan Al-Qur’an dan pembinaan karakter agar lahir generasi yang siap bersaing di masa depan tanpa kehilangan jati diri sebagai seorang muslim,” katanya.

Melalui prosesi penyerahan murid ini, Dayah Terpadu Azzahra berharap terbangun sinergi yang kuat antara sekolah, guru, dan orang tua dalam membentuk generasi Qurani yang berprestasi, berakhlak mulia, serta mampu menjadi kebanggaan keluarga, masyarakat, dan bangsa.