Sempat Putus Akibat Longsor Jalan Penghubung Desa Kute Panang- Tapak Moge Timur ,TNI-Polri Lakukan Pembersihan

Akses Jalan Sempat Putus Akibat Longsor dan Pohon Tumbang, TNI–Polri Lakukan Pembersihan dan Pengaturan Lalu Lintas

 

 

Takengon (GAYOExpost.com)– Akses jalan penghubung Kampung Kute Panang dan Kampung Tapak Moge Timur, Kecamatan Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah, sempat terputus akibat longsor dan pohon tumbang yang dipicu hujan beberapa hari terakhir.

Menyikapi kondisi tersebut, personel TNI–Polri dari Polsek Kute Panang bersama personel Posramil serta masyarakat setempat melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas, dan bakti sosial pembersihan material longsor, Rabu (31/12/2025), mulai pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB.

READ  Wujud TMMD Non Fisik, Siswa SMAN 18 Takengon Dapat Edukasi Bahaya Narkoba

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., mengatakan kegiatan ini dilakukan guna memulihkan kembali akses jalan yang tertutup material longsor dan pohon tumbang, sekaligus sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menghadapi dampak bencana alam.

READ  Polres Aceh Tengah Amankan Pembukaan Kejuaraan Grasstrack di Ketol, Ratusan Penonton Hadir

“Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, kami berupaya membuka kembali akses jalan agar aktivitas masyarakat dapat berjalan normal serta aman bagi para pengguna jalan,” ujar Kapolres.

Adapun sasaran kegiatan pembersihan meliputi material tanah longsor yang menutup badan jalan, sejumlah pohon tumbang, serta parit di sepanjang ruas jalan yang tersumbat akibat material bencana.

READ  Babinsa Koramil 06/Jagong Pererat Kedekatan dengan Warga Lewat Komsos di Telegesari

Selama kegiatan berlangsung, personel TNI–Polri juga melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah terjadinya kemacetan maupun kecelakaan, mengingat kondisi jalan yang licin dan rawan akibat cuaca pancaroba.

Kegiatan bakti sosial tersebut berjalan aman, tertib, dan lancar. Dengan dibukanya kembali akses jalan, diharapkan mobilitas masyarakat dapat pulih serta semakin memperkuat sinergi antara TNI–Polri dan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat bencana alam.