Tagore:Sejumlah Dinas Strategis Bener Meriah Segera Diisi Srikandi Birokrasi. (Redaksi)
REDELONG, (GAYOExpost.com)-Bupati Tagore Abubakar menegaskan komitmennya menempatkan perempuan sebagai pimpinan di sejumlah dinas strategis di Kabupaten Bener Meriah. Langkah ini menjadi bagian dari pembenahan birokrasi sekaligus membuka ruang kepemimpinan yang lebih besar bagi kaum perempuan di lingkungan pemerintahan daerah.
Penegasan tersebut disampaikan Tagore kepada wartawan usai penyerahan bantuan stimulan perbaikan rumah warga terdampak bencana hidrometeorologi, Jumat (13/2/2026), di pendopo bupati.
Ia menyebutkan beberapa instansi yang direncanakan akan dipimpin perempuan antara lain Dinas Pertanian, Dinas Perdagangan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).
“Hampir 17 dinas di Kabupaten Bener Meriah saat ini kepala dinasnya masih kosong. Nanti ada beberapa dinas akan diisi oleh kepala dinas perempuan,” ujar Tagore.
Menurutnya, pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan aparatur yang memenuhi syarat untuk menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama. Meski begitu, proses pengisian posisi tetap dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan kompetensi, integritas, serta profesionalisme.
Selain memperkuat peran perempuan di jajaran birokrasi, Tagore juga menegaskan tekadnya membersihkan pemerintahan dari praktik korupsi.
“Dalam pemerintahan ini, kita akan terus memberantas praktik korupsi. Jika ada pejabat yang bermain-main dengan kewenangan, maka harus siap menanggung akibatnya,” tegasnya.
Saat ini, sejumlah dinas dan badan masih dipimpin Pelaksana Tugas (Plt), di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Koperasi, Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK), serta Dinas Pendidikan.
Jabatan Plt juga mengisi Badan Dayah, Dinas Pariwisata, Dinas Transmigrasi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), hingga Sekretariat DPRK (Sekwan).
Kebijakan penempatan kepala dinas perempuan ini diharapkan membawa sudut pandang baru dalam perumusan kebijakan sekaligus meningkatkan kinerja birokrasi Kabupaten Bener Meriah ke depan.

