Sekda Bener Meriah Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Sekda Bener Meriah Dorong Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pascabencana. (Ist) 

 

REDELONG, GAYOExpost.com — Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi.

Harapan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Bener Meriah, Riswandika Putra, S.STP., M.AP., saat menerima kunjungan Tim Fasilitasi Sekretariat Posko Pascabencana Hidrometeorologi Aceh di ruang kerjanya, Rabu (16/9/2026).

Tim yang dipimpin Boby Syahputra, SE., M.Si., tersebut datang dalam rangka fasilitasi pembentukan Posko Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PPR) pascabencana di daerah.

Pertemuan ini sekaligus menjadi ruang koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Bener Meriah dengan Tim Fasilitasi Sekretariat Posko Pascabencana Hidrometeorologi Aceh guna mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak bencana.

READ  Pemkab Bener Meriah Gelar Pasar Murah di 10 Kecamatan Mulai 4–13 Maret 2026

Pembentukan sekretariat posko tersebut mengacu pada Keputusan Gubernur Aceh Nomor 300.2/705/2026, tentang perubahan atas Keputusan Gubernur Aceh Nomor 300.2/643/2026 mengenai Pembentukan Sekretariat Pos Komando Satuan Tugas Koordinasi dan Pelaksanaan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Hidrometeorologi di Aceh Tahun 2026–2028.

Dalam pertemuan tersebut, Riswandika menyampaikan sejumlah aspirasi Pemkab Bener Meriah yang diharapkan dapat diteruskan kepada Pemerintah Aceh, terutama menyangkut percepatan penanganan infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat bencana.

READ  Warga Empat Kampung Gotong Royong Timbun Jalan Sukaramai Atas Batas Jamur Ujung

“Kami berharap tim dapat menyuarakan isi hati nurani kami ini di tingkat Provinsi Aceh, karena Pemerintah Aceh lebih dekat dengan pemerintah pusat dalam melakukan koordinasi,” ujar Riswandika.

Ia menyebutkan, sejumlah infrastruktur yang membutuhkan penanganan antara lain jembatan, ruas jalan dan berbagai fasilitas lainnya yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Menurut Riswandika, perbaikan infrastruktur tidak hanya berkaitan dengan pemulihan fasilitas publik, tetapi juga menyangkut kelancaran mobilitas masyarakat dan keberlangsungan aktivitas ekonomi di Bener Meriah.

“Dengan percepatan perbaikan akses infrastruktur, kami berharap aktivitas dan perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan dengan baik,” tambahnya.

READ  58 Personel Polres Bener Meriah Ikuti Latihan Bela Diri Polri Jelang UKP, Pastikan Siap Secara Fisik dan Mental

Pemkab Bener Meriah berharap koordinasi antara pemerintah daerah, Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat dapat terus diperkuat sehingga kebutuhan pemulihan pascabencana di daerah dapat ditangani secara bertahap dan tepat sasaran.

Dalam pertemuan tersebut, Sekda Bener Meriah didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Bener Meriah Dr. Samusi Purnawira Dade, SH., S.IP., M.Si., Kepala BPBD Ilham Abdi, S.STP., M.AP., Sekretaris Bappeda, sejumlah camat serta perwakilan kepala SKPK.
Sementara Tim Fasilitasi Sekretariat Posko Pascabencana Hidrometeorologi Aceh turut dihadiri T. Izriansyah, S.Sos., Pazli, S.KM., M.Kes., Wisdya Wardhani dari BPBA, serta Bunyamin selaku Anggota Pengendalian Kegiatan P2K.