Relawan Gampong Serempah Gelar Lomba Edukatif untuk Pulihkan Trauma Anak Pascabencana

Teks Foto:Tampak seorang Anak ikuti Lomba Edukatif untuk Pulihkan Trauma Anak Pascabencana. (Ist) 

 

 

Aceh Tengah (GAYOExpost.com)– Relawan di Gampong Serempah, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah menggelar berbagai lomba edukatif dan keagamaan bagi anak-anak korban bencana, sebagai upaya membantu pemulihan trauma pascabanjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (10/4/2026).

Kegiatan yang dikoordinatori oleh Iryadi selaku Ketua Relawan Gampong Serempah ini meliputi sejumlah perlombaan, di antaranya lomba imlak, hafalan doa sehari-hari, tahfidz Juz 30, story telling, serta azan. Lomba tersebut diikuti oleh anak-anak yang saat ini masih tinggal di hunian sementara (huntara) di Gampong Rejewali.

READ  Wujudkan Lingkungan Sehat, Satgas TMMD Bangun MCK Komunal di Aceh Tengah

Iryadi menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan menjadi sarana penting dalam membantu anak-anak mengurangi beban trauma akibat bencana yang mereka alami.

“Lomba ini berfungsi sebagai sarana untuk mengurangi beban trauma akibat bencana. Anak-anak diberi ruang untuk mengekspresikan emosi yang terpendam, melupakan rasa takut, serta mulai fokus menghadapi masa depan dengan kondisi mental yang lebih stabil,” ujarnya.

READ  TMMD 126 Sukses Bangun Jembatan Penghubung, Warga Linge Rasakan Manfaat Langsung

Ia juga menambahkan, melalui kegiatan tersebut anak-anak diharapkan dapat kembali fokus pada aktivitas penting lainnya, seperti melanjutkan pendidikan dan mempersiapkan diri menghadapi ujian sekolah.

Kegiatan lomba ini merupakan penutup dari rangkaian pengabdian relawan yang telah berlangsung selama tiga bulan di Gampong Serempah. Sebanyak 9 relawan dari berbagai daerah terlibat dalam kegiatan pendampingan masyarakat selama masa pemulihan pascabencana.

Seperti diketahui, Gampong Serempah menjadi salah satu wilayah yang terdampak banjir dan longsor pada akhir November 2025. Hingga kini, sebagian warga masih tinggal di hunian sementara di Gampong Rejewali, Kecamatan Ketol.

READ  Jembatan TMMD di Aceh Tengah Jadi Harapan Baru Warga Pedalaman Linge

Dalam kondisi serba terbatas, anak-anak tetap menjalani proses belajar mengajar di bawah tenda darurat dengan fasilitas yang minim. Meski demikian, semangat belajar mereka tetap tinggi.

Diharapkan, kehadiran relawan serta kegiatan yang digelar mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi anak-anak korban bencana, sehingga mereka dapat bangkit dari trauma dan menatap masa depan dengan lebih optimis.