Polri Pastikan Layanan Kesehatan Warga Pascabencana di Kala Segi. (Ist)
Takengon (GAYOExpost.com)– Kehadiran negara kembali dirasakan masyarakat terdampak bencana alam di Kampung Kala Segi, Kecamatan Bintang, Kabupaten Aceh Tengah. Polri melalui tim medis Mabes Polri bersama Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Aceh Tengah serta Kesehatan Lapangan (Keslap) BKO Brimob Polda Aceh turun langsung memberikan layanan kesehatan, Selasa (6/1/2026).
Kegiatan kemanusiaan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Tengah, AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H. Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan logistik dan tempat tidur kepada warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Bencana alam yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu meninggalkan duka mendalam. Sebanyak 46 rumah hanyut, 20 rumah rusak berat, dan 19 rumah rusak ringan. Ratusan warga terpaksa mengungsi ke posko pengungsian, sementara sebagian lainnya menumpang di rumah kerabat.
Usai penyerahan bantuan, tim medis Polri membuka pelayanan kesehatan di posko pengungsian. Warga tampak antusias memanfaatkan layanan tersebut, mulai dari pemeriksaan kesehatan, konsultasi langsung dengan dokter kepolisian, hingga menerima obat-obatan dan vitamin secara gratis sesuai kebutuhan medis.
Tak hanya berhenti di posko, Kapolres Aceh Tengah bersama tim medis juga menyambangi langsung rumah warga yang menderita sakit menahun. Dua warga penderita stroke mendapatkan pemeriksaan dan pengobatan langsung di kediaman masing-masing. Selain tindakan medis, Kapolres turut memberikan dukungan moril kepada pasien dan keluarga agar tetap kuat dan optimis menjalani masa pemulihan.
Dari hasil pemeriksaan, tim medis mencatat sejumlah penyakit yang diderita warga, di antaranya ISPA, hipertensi, arthrosis, dispepsia, cephalgia, stroke non-hemoragik, dermatofitosis, febris, cholelithiasis, Bell’s palsy, ISK, hipotensi, otitis eksterna, hingga rhinitis alergi.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Aceh Tengah juga meninjau lokasi rencana pembangunan sumur bor di Meunasah Al Mukminin, Kampung Suku Wilah Setie, Kecamatan Bintang. Sumur bor tersebut dijadwalkan mulai dikerjakan pada Rabu (7/1/2026) sebagai upaya memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat pascabencana.
Pada sore hari sekitar pukul 15.10 WIB, Kapolres Aceh Tengah melanjutkan kegiatan dengan mendistribusikan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh Tengah. Bantuan disalurkan melalui Posko Rakyat Aceh Tengah yang berlokasi di Gedung Pendari, Takengon.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran dan kepedulian Polri di tengah masyarakat yang sedang dilanda musibah.
“Pelayanan kesehatan dan pendistribusian bantuan logistik ini adalah wujud kepedulian Polri kepada masyarakat terdampak bencana. Kami memastikan layanan kesehatan menjangkau hingga kampung-kampung, bahkan mendatangi langsung rumah warga yang membutuhkan, terutama di wilayah yang sempat terisolir seperti Kampung Kala Segi,” ujarnya.
Sementara itu, aparatur kampung dan masyarakat Kala Segi menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada Kapolri dan Kapolres Aceh Tengah atas kehadiran layanan kesehatan gratis dan bantuan logistik yang sangat membantu proses pemulihan pascabencana.
Reporter:Andika

