Polisi Amankan Pencuri Mesin Giling Kopi Di Takengon,Satu Rekannya Masih Buronan

 

Foto:Satreskrim amankan Pelaku pencurian. (Ge/ist) 

 

TAKENGON (GAYOEXpost.com)– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Tengah berhasil mengungkap kasus pencurian mesin giling kopi milik warga di Kampung Wih Bakong, Kecamatan Silih Nara. Seorang remaja berinisial FR (17) berhasil diamankan pada Minggu dini hari (17/8/2025) sekitar pukul 00.30 WIB, sementara satu rekannya masih buron.

READ  TMMD Kodim 0106 Bangun Jembatan Penghubung di Linge, Progres Capai 80 Persen

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim Iptu Deno Wahyudi, S.E., M.H.,selasa (19/8/25) melalui siarannya menjelaskan bahwa aksi pencurian itu terjadi pada Kamis malam (14/8/2025). Saat itu, FR bersama rekannya berinisial A (DPO) mencuri satu unit mesin giling kopi yang disimpan di belakang rumah korban, Rosmalina (37).

“Pelaku bersama rekannya datang menggunakan sepeda motor. Setelah melihat mesin giling kopi, mereka langsung membawanya pergi. Barang tersebut kemudian dijual keesokan harinya dengan harga Rp1,5 juta,” ungkap Kasat Reskrim.

READ  Massa Aksi di Takengon Gelar Shalat Gaib untuk Korban Demo Jakarta, Desak Proses Hukum Transparan

Atas laporan korban dengan nomor LPB/138/VIII/2025/SPKT/Polres Aceh Tengah/Polda Aceh, polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan FR. Sementara itu, rekannya berinisial A masih dalam pengejaran petugas.

Dalam kasus ini, barang bukti berupa satu unit mesin giling kopi merek Barisan turut diamankan. Mengingat pelaku masih berstatus anak, proses hukum terhadap FR ditangani oleh Unit IV PPA Satreskrim Polres Aceh Tengah sesuai prosedur yang berlaku.

READ  TMMD Kodim 0106 Hadirkan Air Bersih untuk Warga Baweng, Wujud Nyata Kepedulian TNI

“Untuk rekannya yang masih buron, kami terus melakukan pengejaran. Polres Aceh Tengah berkomitmen menindak tegas setiap pelaku tindak pidana demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tegas Iptu Deno Wahyudi.

 

REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *