Kapolres Aceh Tengah Turun Langsung, Pastikan Jagung Tumbuh Subur Dukung Swasembada Pangan 2026

Tampak Kapolres Aceh Tengah Turun Langsung, Pastikan Jagung Tumbuh Subur Dukung Swasembada Pangan 2026.(ist) 

 

Takengon (GAYOExpost.com) — Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., turun langsung meninjau perkembangan tanaman jagung dalam program ketahanan pangan di Kampung Simpang Kelaping, Kecamatan Pegasing, Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.

Peninjauan ini dilakukan bersama Ketua Umum Petani Muda Milenial Aceh, Muhammad Kaisar, S.M., sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program swasembada pangan nasional tahun 2026. Lahan yang ditinjau merupakan area penanaman jagung serentak yang telah dimulai sejak 17 Maret 2026.

READ  Program TMMD Wujudkan Akses Air Bersih untuk Warga Bukit Sari, Rampung 100 Persen

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas dan Kasi Humas Polres Aceh Tengah, Kapolsek Pegasing, serta sejumlah unsur organisasi kepemudaan seperti KNPI, HMI, dan GMNI Aceh Tengah, bersama personel Polres dan Polsek setempat.

READ  Pemkab Aceh Tengah Perkuat Program Vokasi, Buka Peluang Kerja Bidang Pariwisata bagi Masyarakat Kurang Mampu

Kapolres Aceh Tengah menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif mendukung program strategis pemerintah, khususnya di sektor pertanian.

“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, termasuk sektor pertanian sebagai upaya mewujudkan swasembada pangan,” ujarnya.

Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan pertumbuhan yang optimal dengan tingkat keberhasilan mencapai sekitar 90 persen dari total bibit yang ditanam.

READ  Da’i Kamtibmas di Masjid Al Amin, Satbinmas Polres Aceh Tengah Ajak Jaga Keamanan dan Tingkatkan Ibadah

Sementara itu, Ketua Umum Petani Muda Milenial Aceh, Muhammad Kaisar, mengapresiasi dukungan Polres Aceh Tengah dalam mendorong produktivitas sektor pertanian, khususnya bagi generasi muda.

Sinergi antara aparat kepolisian, kelompok tani, dan organisasi kepemudaan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah Aceh Tengah.