Bireun  

DPD Tani Merdeka Indonesia Bireuen Soroti Isu Hoaks dan Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial

DPD Tani Merdeka Indonesia Bireuen Soroti Isu Hoaks dan Ajak Masyarakat Bijak Bermedia Sosial. (Ist) 

 

BIREUEN ,(GAYOExpost.com)- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Bireuen menyampaikan sikap resmi terkait maraknya informasi yang dinilai tidak akurat dan berpotensi menimbulkan provokasi di tengah masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto.

Ketua DPD TMI Bireuen, Azhari, dalam keterangannya kepada awak media menegaskan bahwa pihaknya mengimbau seluruh elemen masyarakat agar lebih cermat dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang beredar di media sosial.

READ  Dinobatkan Sebagai Bapak Anti Korupsi Kajari Bireuen Terima Penghargaan Dari Apdesi

“Selama ini telah banyak berita bohong atau fitnah bahkan provokasi yang ditujukan terhadap bapak Prabowo. Sekarang kami tidak akan diam dan akan melawan setiap fitnah dan provokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” ujar Azhari.

Ia menambahkan, langkah yang dimaksud bukan dalam bentuk tindakan anarkis, melainkan melalui edukasi publik, klarifikasi berbasis data, serta mendorong masyarakat untuk meningkatkan literasi digital.

DPD TMI Bireuen juga menyoroti sejumlah program pemerintah yang menurut mereka telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya kalangan petani dan pelaku usaha kecil di daerah. Di antaranya adalah penguatan sektor pertanian melalui dukungan sarana produksi, stabilisasi harga komoditas, akses pembiayaan yang lebih luas, serta upaya menjaga ketahanan pangan nasional.

READ  Kasasi JPU Diterima, Terdakwa AG Divonis 7 Tahun Penjara

Menurut Azhari, berbagai kebijakan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan kesejahteraan petani. Ia menyebut bahwa di beberapa wilayah, petani mulai merasakan dampak dari program bantuan alat dan mesin pertanian serta kemudahan distribusi pupuk.

Meski demikian, ia mengakui bahwa dinamika politik dan perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Namun, ia menegaskan bahwa perbedaan tersebut tidak seharusnya diiringi dengan penyebaran informasi yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya.

READ  DON Muzakir Minta TMI Bireuen Perkuat Struktur Hingga Desa

“Masyarakat jangan termakan sama berita yang sumbernya tidak jelas bahkan isinya tidak dapat dipertanggungjawabkan,” kata Azhari.

DPD TMI Bireuen mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengedepankan prinsip cek dan ricek sebelum membagikan informasi, serta mengandalkan sumber resmi dan media yang kredibel. Organisasi tersebut juga menyatakan siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya literasi digital dan menjaga persatuan di tengah perbedaan.(ISKANDAR)