Wakapolda Aceh Turun Langsung Bersihkan Sampah Usah Memperingati Hari Damai Aceh (HDA)

Tampak Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo turun langsung membersihkan sisa sampah setelah pelaksanaan zikir . (Ist) 

 

 

Banda Aceh (GAYOExpost.com)— Personel Polda Aceh yang dipimpin Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo turun langsung membersihkan sisa sampah setelah pelaksanaan zikir dalam rangka memperingati Hari Damai Aceh (HDA) ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian personel kepolisian terhadap kebersihan tempat ibadah sekaligus bentuk pelayanan kepada masyarakat yang hadir dalam rangkaian peringatan HDA ke-21.

READ  Biografi M. Affan Hasan Segera Terbit, Karya Penulis 84 Tahun Ini Angkat Sosok Profesional dan Amanah dari Tanoh Gayo

“Usai kegiatan zikir, personel yang dipimpin Wakapolda Aceh, Irwasda, Dirpolairud, dan Kabid Propam segera bergerak memungut dan membersihkan sampah yang tersisa di sekitar area Masjid Raya Baiturrahman,” kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto dalam rilisnya usai kegiatan.

Kata Joko, kehadiran polisi dalam setiap kegiatan masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga bagaimana memberikan pelayanan secara langsung. Langkah sederhana tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian untuk menjaga kebersihan tempat ibadah yang menjadi salah satu ikon kebanggaan masyarakat Aceh.

READ  Kombes Shobarmen Sebut Barang bukti Sabu Seberat 80,5 Kg yang Dimusnahkan Berasal dari Thailand

Menurutnya, menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, setelah pengamanan dan rangkaian kegiatan selesai, personel kepolisian turut memastikan lingkungan Masjid Raya Baiturrahman tetap bersih dan nyaman bagi masyarakat.

READ  Kapolda Aceh Bersama Pemerintah Sukseskan GPM Serentak HUT ke-80 RI

“Ini bagian dari pelayanan kami kepada masyarakat. Setelah kegiatan selesai, kita bersama-sama memastikan lingkungan masjid kembali bersih dan nyaman,” ujar abituren Akabri 1994 itu.

Apa yang dilakukan Wakapolda Aceh bersama personel tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Tindakan itu menunjukkan bahwa polisi hadir bukan hanya ketika dibutuhkan untuk menjaga keamanan, tetapi juga berada di tengah masyarakat untuk membantu dan memberikan pelayanan dalam berbagai situasi.