Tampak Progres Jembatan Bailey di Linge Capai 70 Persen, Dikebut Meski Terkendala Cuaca. (Ist)
Aceh Tengah (GAYOExpost.com) – Progres pembangunan jembatan modular (Bailey) di Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, hingga Selasa (21/04/2026) telah mencapai 70 persen. Pembangunan jembatan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan akses transportasi dan konektivitas antar desa di wilayah tersebut.

Jembatan dengan panjang sekitar 50 meter ini dibangun untuk menghubungkan sejumlah desa, yakni Desa Linge, Desa Jamat, Desa Delung Sekinel, Desa Kute Reje, hingga Desa Reje Payung melalui ruas jalan Desa Owaq menuju kawasan permukiman Wih Dusun Jamat.
Pengerjaan jembatan melibatkan personel gabungan, terdiri dari Koramil 05/Linge sebanyak 2 orang dipimpin Serda Tri Jatmiko, ZIDAM Iskandar Muda 5 personel di bawah komando Lettu Czi Saifullah, serta 10 personel dari Yon TP 854/DK yang dipimpin Serda Adi Winarto. Selain itu, masyarakat setempat turut berpartisipasi membantu proses pembangunan.
Adapun material jembatan berasal dari Kementerian Pertahanan, dengan target penyelesaian direncanakan pada April 2026.
Saat ini, fokus pekerjaan meliputi pendorongan material jembatan hingga ke titik pemasangan serta penguatan struktur penyangga (pilon). Meski progres terus menunjukkan perkembangan positif, pelaksanaan di lapangan masih menghadapi sejumlah kendala.
Curah hujan yang sering turun pada sore hari menjadi hambatan utama dalam proses pengerjaan. Selain itu, keterbatasan dan sempitnya area kerja di lokasi juga menjadi tantangan tersendiri bagi para personel di lapangan.
Meski demikian, seluruh tim tetap berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan sesuai target waktu yang telah ditentukan, demi mendukung kelancaran aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Linge.
