Jalan Penghubung Antar Daerah Dibiarkan Rusak: Warga 4 Desa di Kute Panang Terpaksa Swadaya Perbaiki Akses Vital

1-3840x2160-4-0-{Kute PanangZw}-0-24#

Jalan Penghubung Antar Daerah Dibiarkan Rusak: Warga 4 Desa di Kute Panang Terpaksa Swadaya Perbaiki Akses Vital. (Redkasi) 

 

REDELONG (GAYOExpost.com)– Kondisi memprihatinkan terjadi pada ruas jalan penghubung Simpang Lukup Panteraya Dalam, Kecamatan Weh Pesam, Kabupaten Bener Meriah menuju Lukup Sabun Barat. Jalan vital yang menjadi akses penghubung antar wilayah itu dilaporkan tak pernah tersentuh perbaikan selama bertahun-tahun.

1-3840×2160-4-0-{Kute Panangdw}-0-24#

Akibatnya, warga dari empat desa di Kecamatan Kute Panang, Kabupaten Aceh Tengah—yakni Kampung Lukup Sabun, Lukup Sabun Tengah, Lukup Sabun Barat, dan Lukup Sabun Timur—terpaksa turun tangan melakukan perbaikan secara swadaya melalui gotong royong.

READ  Satlantas Tertibkan Balap Liar Saat Tarawih, Dua Motor Diamankan Demi Kekhusyukan Warga

Kerusakan jalan tergolong parah, dengan lubang menganga di sisi kanan dan kiri yang sangat membahayakan pengguna jalan. Akses ini merupakan jalur penting bagi aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama untuk mobilitas dan distribusi kebutuhan pokok.

Salah seorang warga, Irfan yang akrab disapa Pak Wen, menyebutkan bahwa jalan tersebut sudah lama tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah.

READ  Satgas TMMD ke-126 Wujudkan Kepedulian TNI AD Melalui Pembangunan Rumah Layak Huni

“Jalan ini sudah cukup lama tidak pernah diperbaiki oleh pemerintah. Maka kami dari empat desa melakukan gotong royong dan swadaya masyarakat untuk membeli pasir, batu, dan semen guna memperbaiki jalan ini,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa bahkan sebelum terjadinya bencana, kondisi jalan ini memang tidak pernah diperbaiki. Warga Kecamatan Kute Panang sangat bergantung pada jalur tersebut, terutama untuk berbelanja kebutuhan pokok ke wilayah Simpang Balik–Panteraya yang jaraknya lebih dekat.

Kondisi jalan yang rusak parah ini juga telah memakan korban. Warga mengaku kerap terjadi kecelakaan akibat lubang dalam di badan jalan.

READ  Angin Segar Bagi Warga Bener Meriah: Tak Perlu Lagi Jauh-Jauh Keluar Daerah untuk Cuci Darah

“Banyak warga yang terjatuh, bahkan tahun lalu mobil pengangkut cabai juga sempat jatuh di tikungan itu,” tambahnya.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Bener Meriah segera turun tangan memperbaiki jalan penghubung tersebut secara permanen, mengingat perannya yang sangat vital bagi masyarakat lintas wilayah.

Dalam kegiatan gotong royong itu, terlihat pula Babinsa dan Danpos Kute Panang turut hadir membantu warga, menunjukkan kepedulian bersama terhadap kondisi infrastruktur yang selama ini terabaikan.