Api Mengamuk di Mesidah, Tiga Rumah Ludes, Kerugian Rp 400 Juta

Tampak personil polisi, BPBD dan Warga sedang memadamkan api. (Dok humas polres. 

 

 

REDELONG (GAYOExpost.com)– Kebakaran kembali melanda wilayah Kabupaten Bener Meriah. Kali ini, tiga unit rumah warga di Kampung Amor, Kecamatan Mesidah, hangus dilalap api pada Kamis (11/9/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Kapolsek Mesidah bersama empat personel Polsek langsung menuju lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat. Menurut keterangan warga bernama Ryan, api pertama kali terlihat muncul dari bagian dapur rumah milik Winrizkana Bensu. Saat kejadian, pemilik rumah sedang tidak berada di tempat.

READ  Satgas TMMD ke-126 Bangun Bronjong di Desa Reje Guru untuk Cegah Longsor

Warga sekitar yang melihat kobaran api segera berhamburan keluar rumah dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sekitar pukul 11.30 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Posko 1 Bandar, Posko 5 Permata, dan Posko Utama Bukit tiba di lokasi. Petugas damkar bersama masyarakat dan personel Polsek Mesidah akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 11.30 WIB.

READ  Wujud Apresiasi Pengabdian Tanpa Batas, Polres Bener Meriah Anugerahkan Satyalancana kepada Personel Berprestasi

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kebakaran menghanguskan:

  • Tiga unit rumah berbahan kayu
  • Satu unit mobil jenis Escudo milik Winrizkana Bensu dengan kerugian sekitar Rp 40 juta
  • Satu unit sepeda motor Honda GL Pro dengan kerugian sekitar Rp 5 juta

READ  Kebakaran Hanguskan Dua Kamar Santri di Pondok Pesantren Babussalam, Bener Meriah

Total kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp 400 juta.

Kapolsek Mesidah Iptu Kemat bersama anggotanya juga telah melakukan langkah penanganan, mulai dari membantu proses pemadaman, mengamankan lokasi, memasang garis polisi (police line), hingga membersihkan sisa material kebakaran.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu arus pendek listrik dari dapur rumah Winrizkana Bensu. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti peristiwa tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *