Aliansi Gayo Merdeka (AGM) Dan Sejumlah Organisasi Lainnya Akan Gelar Demo Di Takengon

Foto:(ist)

 

TAKENGON (GAYOExpost.com) – Sejumlah organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Aliansi Gayo Merdeka (AGM) berencana menggelar aksi demo pada Senin 1 September 2025.

Aksi itu disebut sehubungan dengan kondisi bangsa terkait isu nasional yang menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Aceh Tengah, Saparuda IB membenarkan rencana aksi tersebut.

Menurutnya, sejumlah organisasi telah bersepakat mengerahkan masa untuk menyampaikan aspirasi di gedung kehormatan dewan Aceh Tengah.

READ  TMMD Kodim 0106 Aceh Tengah Sukses Bangun Infrastruktur dan Kebersamaan Warga

“IPEMATA, DEMA, IAIN, HMI, GMNI, Remaja Masjid Agung Ruhama, IAIN Takengon, KAMMI, PEMA UGP, KOHATI, PD. Muhammadiyah dan organisasi lainnya,” ujarnya, Sabtu (30/08/2025).

Lebih lanjut Saparuda menjelaskan, ada delapan tuntutan yang akan disuarakan oleh pendemo.

“Mulai dari penolakan terhadap kenaikan tunjangan DPR. Penghapusan tunjangan berlebihan DPR serta pengalokasian anggaran yang lebih besar untuk sektor pendidikan dan kesejahteraan umumdan mengindahkan tuntutan buruh dalam demonstrasi tgl 28 Agustus 2025 lalu,” katanya.

READ  Berkah TMMD ke-126, Warga Bewang Kini Nikmati Air Bersih dari Sumur Bor Baru

Pihaknya kata Sapurada, juga menuntut pencopotan Kapolri Republik Indonesia dengan segera karena dinilai gagal
mengendalikan institusi kepolisian yang semakin brutal dan mencederai prinsip kemanusiaan.

“Kemudian, Institusi Polri harus bertanggung jawab penuh atas tragedi pembunuhan terhadap saudara kami, Affan Kurniawan. Hentikan praktik militerisasi dalam penanganan aksi massa, rakyat bukan musuh negara,” ungkapnya.

READ  Safari Subuh Rabu Berkah, Kapolsek Bebesen Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Jaga Kamtibmas

“Kami juga menuntut, adili seluruh pelaku lapangan tanpa pandang bulu, buka proses hukum di hadapan publik. Negara juga wajib memberikan kompensasi dan jaminan sosial bagi keluarga korban sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan hukum,” tambahnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya mendesak kehadiran beberapa pejabat, yaitu Bupati Aceh Tengah, Ketua DPRK Aceh Tengah, Kapolres Aceh Tengah, Danki Brimob dan komisi terkait.

“Kami mengajak masyarakat Gayo untuk hadir dalam aksi senin nanti,” tutupnya. (Ril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *